Masyarakat Gane Dalam dan Mahasiswa Gelar Aksi di PT GMM, Desak Evaluasi Manajemen hingga Kompensasi Korban Kecelakaan Kerja

Admin RedMOL
0
HALSEL,RedMOL.id—Masyarakat Desa Gane Dalam bersama sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan PT GMM, Kamis (22/10/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kepemimpinan perusahaan, kesejahteraan buruh, evaluasi kinerja kantor umum, hingga pemberian kompensasi kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di perusahaan tersebut.

Aksi ini menjadi bentuk penyampaian aspirasi masyarakat dan mahasiswa yang meminta pihak manajemen PT GMM memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang mereka soroti.

Dalam tuntutannya, massa mendesak pemberhentian Maikel yang disebut menjabat sebagai manajer PT GMM. Selain itu, mereka juga meminta agar Ida selaku HRD PT GMM diberhentikan dari jabatannya.

Tidak hanya menyoroti jajaran manajemen, massa aksi turut menuntut perusahaan menaikkan upah buruh. Tuntutan tersebut disampaikan sebagai bagian dari dorongan agar perusahaan memperhatikan kesejahteraan pekerja serta memastikan hak-hak buruh dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, massa meminta manajemen PT GMM melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kantor umum. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan tugas dan pelayanan internal perusahaan berjalan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Tuntutan Kompensasi Korban Kecelakaan Kerja
Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam aksi tersebut adalah tuntutan pemberian kompensasi kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di PT GMM.

Massa meminta perusahaan menunjukkan tanggung jawab terhadap keluarga korban, termasuk memastikan hak-hak yang seharusnya diterima dapat dipenuhi sesuai ketentuan hukum dan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Menurut aspirasi yang disuarakan dalam aksi tersebut, persoalan kecelakaan kerja tidak semestinya berhenti pada peristiwa yang terjadi, tetapi juga harus diikuti dengan kejelasan tanggung jawab perusahaan terhadap korban dan keluarganya.

Karena itu, massa mendesak pihak manajemen agar memberikan perhatian serius terhadap keselamatan kerja serta memastikan perlindungan terhadap pekerja menjadi bagian penting dari pelaksanaan operasional perusahaan.

Lima Poin Tuntutan Massa
Adapun lima tuntutan yang disampaikan masyarakat Gane Dalam bersama mahasiswa dalam aksi di PT GMM, yakni:

1. Mendesak pemberhentian Maikel selaku manajer PT GMM.

2. Mendesak pemberhentian Ida selaku HRD PT GMM.

3. Menuntut kenaikan upah buruh PT GMM.

4. Mendesak evaluasi terhadap kinerja kantor umum PT GMM.

5. Menuntut pemberian kompensasi kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di PT GMM.

Melalui aksi tersebut, masyarakat dan mahasiswa berharap pihak perusahaan tidak mengabaikan aspirasi yang disampaikan. Mereka juga mendorong adanya langkah konkret dari manajemen untuk menindaklanjuti setiap tuntutan secara terbuka dan bertanggung jawab.

Hingga berita ini disusun, tanggapan resmi pihak manajemen PT GMM terkait lima tuntutan tersebut belum dimuat dalam naskah ini. 

Redaksi perlu meminta konfirmasi kepada pihak perusahaan, termasuk mengenai dasar tuntutan pemberhentian pejabat, kebijakan pengupahan, evaluasi kantor umum, serta pemenuhan hak keluarga korban kecelakaan kerja.



Redaksi: Arjun

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)