Tinggal hitung hari musim kemarau akan segera tiba, Air Bersih Tak Kunjung Hadir, IPMD Desak Pemkab Halsel dan Pemprov Malut Selamatkan Warga Dowora

Admin RedMOL
0
HALMAHERA SELATAN,RedMOL.Id— Ikatan Pelajar Mahasiswa Dowora (IPMD) mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara agar segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi krisis air bersih yang dialami masyarakat Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan.

Persoalan air bersih di Desa Dowora disebut bukan masalah baru. Selama puluhan tahun bahkan lebih dari satu abad, masyarakat setempat harus bertahan dengan sumber air seadanya. Warga mengandalkan air hujan yang ditampung ketika musim hujan, serta air payau yang kualitasnya dikeluhkan dan dinilai tidak layak menjadi sumber air minum utama.

Kondisi tersebut dinilai menjadi ironi di tengah pembangunan daerah yang terus digaungkan oleh pemerintah. Kebutuhan air bersih yang semestinya menjadi salah satu pelayanan dasar masyarakat justru hingga kini belum dirasakan secara layak oleh warga Desa Dowora.

IPMD menilai Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan tidak boleh terus membiarkan persoalan tersebut berlangsung dari generasi ke generasi. Pemkab diminta menjadikan penyediaan air bersih di Desa Dowora sebagai prioritas pembangunan, bukan sekadar persoalan yang ditangani ketika muncul keluhan masyarakat.

“Sangat memprihatinkan. Sudah turun-temurun, nenek moyang sampai generasi kami sekarang, kami belum pernah merasakan air bersih yang mengalir di keran atau sumur yang layak. Harapan kami hanya pada air hujan dan air payau yang kadang juga sulit didapat,” ujar perwakilan IPMD.

Pemkab Halsel Diminta Bertanggung Jawab

IPMD secara khusus meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan melalui instansi teknis terkait segera melakukan pendataan dan survei terhadap sumber air serta kebutuhan masyarakat Desa Dowora.

Menurut mereka, pemerintah daerah harus menghadirkan solusi permanen, baik melalui pembangunan jaringan perpipaan, sumur, instalasi pengolahan air, penampungan air bersih, maupun alternatif teknologi lain yang sesuai dengan kondisi geografis desa.

IPMD menilai pembangunan infrastruktur air bersih tidak boleh berhenti pada perencanaan atau janji. Pemerintah harus memastikan fasilitas yang dibangun benar-benar dapat digunakan dan dipelihara secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan janji setiap tahun. Yang dibutuhkan warga adalah air bersih yang benar-benar mengalir dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tegas perwakilan IPMD.

Pemprov Maluku Utara Juga Diminta Turun Tangan

Selain Pemkab Halmahera Selatan, IPMD meminta Pemerintah Provinsi Maluku Utara ikut mengambil tanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Pemprov Maluku Utara dinilai memiliki peran strategis untuk memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan tetap memperoleh pelayanan dasar secara layak. Karena itu, persoalan air bersih di Desa Dowora diharapkan tidak hanya dilihat sebagai persoalan pemerintah desa atau pemerintah kabupaten.

IPMD meminta Pemprov Maluku Utara melalui perangkat daerah terkait melakukan koordinasi dengan Pemkab Halmahera Selatan untuk mencari solusi dan memastikan adanya dukungan anggaran maupun program pembangunan sarana air bersih bagi Desa Dowora.

“Ini bukan hanya persoalan Desa Dowora atau pemerintah kecamatan. Ketika masyarakat sudah bertahun-tahun bahkan lintas generasi tidak mendapatkan akses air bersih, maka pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi harus hadir bersama-sama,” kata IPMD.

Jangan Biarkan Generasi Dowora Terus Bergantung pada Air Hujan

IPMD menegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kondisi Desa Dowora harus menjadi perhatian serius pemerintah.

Masyarakat tidak ingin anak-anak dan generasi muda Desa Dowora kembali mengalami kondisi yang sama seperti generasi sebelumnya—hidup dengan ketergantungan terhadap air hujan dan air payau.

Melalui aspirasi tersebut, IPMD mewakili masyarakat Desa Dowora menyampaikan tiga tuntutan utama:

Pemkab Halmahera Selatan segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan air bersih di Desa Dowora.

Pemkab Halsel bersama Pemprov Maluku Utara segera membangun sarana dan prasarana air bersih yang permanen, layak dan berkelanjutan.

Pemerintah memastikan tidak ada lagi generasi masyarakat Desa Dowora yang harus bergantung pada air hujan dan air payau untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

IPMD berharap Bupati Halmahera Selatan dan Gubernur Maluku Utara tidak hanya menerima aspirasi tersebut sebagai laporan masyarakat, tetapi segera menindaklanjutinya melalui langkah konkret di lapangan.

Bagi masyarakat Desa Dowora, persoalan air bersih bukan sekadar persoalan pembangunan infrastruktur. Ini menyangkut kesehatan, kehidupan, martabat dan masa depan generasi.


Editor:Arjun

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)