Pendaki Perempuan Dievakuasi SAR Usai Lemas Saat Turun dari Gunung Gamalama.

Admin RedMOL
0
TERNATE,RedMOL.id— Seorang pendaki perempuan, Halidah Lasakolah (21), mengalami kondisi lemas saat melakukan perjalanan turun dari kawasan puncak Gunung Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara. Korban diduga mengalami kelelahan dan kemudian mendapat pertolongan dari tim SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan operasi evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari rekan korban.

“Setelah menerima laporan dari rekan korban, tim rescue SAR Ternate langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” kata Iwan dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Peristiwa tersebut bermula ketika Halidah bersama rombongan melakukan pendakian Gunung Gamalama pada Minggu (16/8) sekitar pukul 09.00 WIT.

Rombongan kemudian bermalam di sebuah bivak yang berada di Pos 3. Pada Senin (17/8), mereka kembali melanjutkan perjalanan pendakian.

Saat perjalanan turun, kondisi Halidah mulai menurun. Ia dilaporkan mengalami kelelahan hingga tidak mampu melanjutkan perjalanan tanpa bantuan.

Tim SAR gabungan kemudian menuju lokasi untuk memberikan pertolongan dan membawa korban keluar dari jalur pendakian.

Setelah melalui proses evakuasi, korban berhasil dibawa turun dalam kondisi lemas dan tiba di Kelurahan Moya, Kota Ternate, sekitar pukul 01.55 WIT, Selasa (18/8).

Iwan menjelaskan, proses evakuasi berlangsung cukup menantang lantaran tim harus melewati medan Gunung Gamalama yang berat dan membutuhkan kehati-hatian.

Selanjutnya, tim SAR gabungan melanjutkan perjalanan membawa korban menuju fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Sekitar pukul 02.18 WIT, tim SAR gabungan tiba di RSUD Chasan Boesoirie Ternate. Korban kemudian diserahkan kepada pihak rumah sakit bersama keluarganya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Iwan.

Dengan dibawanya korban ke rumah sakit, operasi pertolongan terhadap Halidah dinyatakan memasuki tahap penanganan medis. Kondisi korban selanjutnya menjadi kewenangan tim medis dan pihak keluarga.


Editor/Redaksi:Arjun

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)