Masyarakat Kota Ternate dan wilayah sekitarnya dihimbau agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna jalan, nelayan, serta warga yang tinggal di daerah rawan bencana.
Hujan deras yang terus mengguyur juga berpotensi menyebabkan banjir di sejumlah titik rawan di Ternate, terutama di kawasan Bastiong dan Falajawa 2 yang kerap terdampak genangan air saat intensitas hujan meningkat. Masyarakat yang berada di wilayah tersebut diminta agar lebih waspada dan segera mengamankan barang-barang penting apabila debit air mulai meningkat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) turut menghimbau seluruh masyarakat di wilayah Maluku Utara yang terdampak cuaca ekstrem agar berhati-hati saat menjalankan aktivitas di luar rumah. Warga juga diminta untuk menghindari area pepohonan, baliho, maupun bangunan yang rawan roboh saat hujan deras dan angin kencang berlangsung guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, masyarakat diimbau menghindari tempat terbuka saat terjadi petir serta terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dari pihak terkait demi keselamatan bersama. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan tetap siaga dan aktif memberikan informasi terkini kepada masyarakat guna meminimalisir risiko akibat cuaca ekstrem tersebut.
Redaksi:Arjun
