Kondisi cuaca tersebut membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan air, hingga pohon tumbang, terutama di kawasan yang rawan terdampak curah hujan tinggi.
Selain itu, warga yang bermukim di bantaran kali dan daerah dataran rendah diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca serta mengamankan barang-barang penting guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya luapan air.
Cuaca ekstrem yang terjadi juga menyebabkan aktivitas masyarakat pada dini hari menjadi terganggu. Kilatan petir dan angin kencang sesekali terdengar di beberapa titik wilayah Kota Ternate.
Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi pengendara roda dua maupun pengguna jalan lainnya karena kondisi jalan licin dan jarak pandang terbatas akibat hujan deras.
Pemerintah dan pihak terkait juga diharapkan dapat siaga dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi yang sewaktu-waktu dapat terjadi akibat cuaca buruk tersebut.
Redaksi:Arjun
