"Akibatnya, banyak anak-anak desa’’ yang hanya menyelesaikan pendidikan sampai tingkat sekolah dasar atau sekolah menengah, kemudian mereka memilih bekerja perusahan karena keadaan ekonomi keluarga.
Kehidupan masyarakat Desa Mano pada umumnya masih sangat bergantung pada pekerjaan tradisional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian besar masyarakat desa mano bekerja sebagai petani, nelayan, atau pekerjaan lain yang penghasilannya tidak menentu. Kondisi ekonomi yang terbatas sering kali membuat orang tua lebih memilih anak membantu bekerja dibandingkan melanjutkan pendidikan.
"Banyak anak” sejak usia muda sudah ikut membantu orang tua di kebun, di laut, atau melakukan pekerjaan lainnya demi menambah penghasilan ekonomi keluarga. Keadaan ini menyebabkan pendidikan sering dipandang sebagai kebutuhan sekunder dibandingkan pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga.
Dalam kondisi ekonomi yang terbatas, masyarakat cenderung mengutamakan pekerjaan yang dapat memberikan penghasilan secara langsung daripada investasi pendidikan yang manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.
Perspektif tersebut muncul karena sebagian besar keluarga berada pada tingkat ekonomi menengah ke bawah, sehingga biaya pendidikan dianggap sebagai beban tambahan yang sulit dipenuhi.
Kurangnya pemahaman dalam masyarakat tentang pendidikan tinggi juga menjadi salah satu tantangan besar dalam kehidupan masyarakat Desa Mano. Sebagian besar masyarakat masih beranggapan bahwa pendidikan tidak terlalu berpengaruh terhadap masa depan karena pada akhirnya anak-anak tetap akan bekerja seperti orang tua mereka. Pola pikir seperti ini menyebabkan kurang motivasi keluarga untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi masih rendah. Banyak anak merasa bahwa kuliah hanya bisa dicapai oleh orang-orang yang memiliki ekonomi mampu .
Padahal, pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mengubah kehidupan keuarga dan masyarakat desa mano . Pendidikan bukan hanya mengajarkan membaca dan menulis, tetapi juga membentuk pola pikir, pengetahuan, keterampilan, dan karakter seseorang. Melalui pendidikan, generasi muda Desa Mano dapat memiliki kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan membantu membangun desa menjadi lebih maju. Pendidikan juga dapat membuka wawasan masyarakat agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.
Jika kondisi pendidikan di Desa Mano tidak diperbaiki, maka perkembangan desa akan berjalan lambat. Rendahnya tingkat pendidikan dapat menyebabkan kurangnya tenaga terampil, terbatasnya lapangan pekerjaan, meningkatnya pengangguran, serta sulitnya masyarakat bersaing dengan daerah lain. Oleh karena itu, diperlukan rencana masa depan pendidikan yang benar-benar serius dan berkelanjutan agar generasi muda Desa Mano memiliki kesempatan hidup yang lebih baik.
masa depan pendidikan Desa Mano tidak boleh hanya sebatas pendidikan dasar dan menengah saja,Pendidikan harus mampu menciptakan generasi yang berpendidikan tinggi, memiliki keterampilan, kreatif, mandiri, dan mampu bersaing di masa depan. Anak-anak desa “harus diberikan keyakinan bahwa mereka juga mampu menjadi guru, dokter, dosen, aparat ,maupun profesi lainnya yang berguna bagi masyarakat.
Untuk mencapai hal tersebut, pemerintah desa bersama masyarakat perlu bekerja sama dalam membangun pendidikan. Pemerintah desa dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan pendidikan masyarakat, seperti membantu perlengkapan sekolah, mengupayakan beasiswa, dan menyediakan tempat belajar yang nyaman bagi anak-anak. Selain itu, perlu adanya program motivasi pendidikan agar masyarakat memahami bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan keluarga dan desa.
Orang tua juga memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan anak. Anak membutuhkan dorongan, perhatian, dan semangat dari keluarga agar tetap percaya diri dalam belajar. Orang tua harus menyadari bahwa pendidikan anak merupakan jalan untuk memperbaiki kehidupan mereka dan keluarga di masa depan. Meskipun kondisi ekonomi sulit, semangat untuk mendukung pendidikan anak tidak boleh hilang.
Rencana masa depan pendidikan Desa Mano harus menjadi gerakan bersama antara pemerintah desa, masyarakat, orang tua, sekolah, dan generasi muda agar pendidikan benar-benar menjadi pondasi pembangunan desa di masa depan. Jika semua pihak bekerja sama dan memiliki kesadaran yang sama tentang pentingnya pendidikan, maka Desa Mano akan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak baik, dan mampu membawa perubahan besar bagi kemajuan desa
Kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya pendidikan tinggi juga menjadi salah satu tantangan besar dalam kehidupan masyarakat Desa Mano. Sebagian besar masyarakat masih beranggapan bahwa pendidikan tidak terlalu berpengaruh terhadap masa depan karena pada akhirnya anak-anak tetap akan bekerja seperti orang tua mereka. Pola pikir seperti ini salah ,maka dari itu berikan motivasi keluarga untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi masih rendah. Banyak anak merasa bahwa kuliah hanya bisa dicapai oleh orang-orang yang memiliki ekonomi mampu .
Selain itu faktor kemajuan internet yang semakin berkembang anak anak pelajar di desa mano juga memiliki kemampuan untuk pelajar lebih luas dan mengikut perkembang pendidikan modern dengan adanya internat para pelajar tidak lagi hanya bergantung pada buku sekolah atau penjelasan guru di kelas ,tetapi juga dapat memperoleh pengetahuan dari berbagai sumber pembelajar di gital berikan kesempatan bagi anak anak desa mano untuk mengenal dunia luar ,mempelajar teknologi serta meningkatkan mampuan dan wawasan mereka Padahal, pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam mengubah kehidupan masyarakat desa.
Pendidikan bukan hanya mengajarkan membaca dan menulis, tetapi juga membentuk pola pikir, pengetahuan, keterampilan, dan karakter seseorang. Melalui pendidikan, generasi muda Desa Mano dapat memiliki kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan membantu membangun desa menjadi lebih maju. Pendidikan juga dapat membuka wawasan masyarakat agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.
Di era modern saat ini, teknologi juga memiliki peran penting dalam pendidikan. Oleh karena itu, Desa Mano perlu mulai memanfaatkan teknologi sebaik . Mungkin agar anak bisa belajar Akses internet dan penggunaan media pembelajaran digital dapat membantu siswa memperoleh informasi yang lebih luas dan meningkatkan kualitas belajar. Dengan adanya teknologi, anak-anak desa mano dapat belajar tentang dunia luar dan memiliki pengetahuan yang lebih berkembang
Melalui pendidikan yang baik, kehidupan masyarakat Desa Mano di masa depan diharapkan menjadi lebih maju, sejahtera, dan mampu bersaing dengan daerah lain. Pendidikan adalah kunci utama untuk mengubah kehidupan masyarakat dari keterbatasan menuju masa depan yang lebih baik
Redaksi:Arjun
