Perkuat Fasilitas, Sherly Laos: Nelayan Malut Harus Mandiri

Admin RedMOL
0
PROGRAM - Gubernur Malut Sherly Laos, Perkuat dan Memfasilitasi Kerja Nelayan, Informal Menjadi Profesional. (Dok; Warga Malut) 
TERNATE-REDMOL.ID- Gubernur Maluku Utara Sherly Laos berkeinginan besar agar nelayan di Maluku Utara bisa mandiri dan naik kelas.

Hal ini disampaikan Sherly setelah menghadiri sosialisasi Kredir Usaha Rakyat (KUR) kepada nelayan di Aula SMA N 5 Ternate, Jumat (6/2/26).

Menurut Sherly, tujuan sosialisasi KUR untuk membantu para nelayan Provinsi Maluku Utara khususnya di Kota Ternate agar menjadi nelayan yang dari bertahan menjadi berkembang, dari bergantung menjadi mandiri dan dari informal menjadi profesional.

Kata Sherly, pemerintah hanya sebagai regulator dan fasilitator untuk nelayan melalui kolaborasi dan sinergi program antara Pemprov bersama PT. Bank BRI sebagai upaya permodalan bagi nelayan melalui KUR.

"Maluku Utara ini ada 36 ribu nelayan sementara setiap tahun sekitar 200 kapal yang diberikan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan," ungkapnya.

Melalui sosialisasi ini, Sherly berharap nelayan Maluku Utara ke depan agar lebih mandiri lagi terutama dalam pola managemennya.

Pemrov hanya membantu mesin 15 Pk sedangkan untuk kapal nelayan bisa melalui KUR, begitu juga bagi nelayan yang tidak memiliki mesin, maka kapal juga melalui KUR," ucapnya.

Untuk pinjaman KUR diangka Rp35 juta cicilan per bulan Rp600 ribu, untuk Rp40 juta cicilan per bulan Rp700 ribu dan Rp50 juta cicilannya Rp900 ribu per bulan.

Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Wakil Gubernur, Sarbin Sehe, Sekprov Malut, Samsuddin A. Kadir, Kepala Cabang BRI Ternate, Agus Asryad, kepala Cabang Yamaha Marine, Fekky Tombinawa, GM Suzuki Marine, Ade Nasrullah dan sejumlah pimpinan OPD Malut.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)