Pemkot Ternate Pastikan Stok Pangan Mencukupi Kebutuhan Masyarakat

Admin RedMOL
0
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly. Pemerintah Kota Ternate melalui Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, memastikan ketersediaan stok pangan di daerah masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.(Foto) 
Ternate-RedMOL.ID-Pemerintah Kota Ternate memastikan ketersediaan stok pangan di daerah masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, sejumlah komoditas strategis seperti beras, cabai, dan bawang merah tetap menjadi perhatian karena rentan berfluktuasi dan memicu inflasi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri. Rapat tersebut berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026, dan membahas langkah pengendalian harga di daerah.

"Pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok di pasar kami lakukan secara rutin. Hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan pangan mencukupi, meski sejumlah komoditas perlu diwaspadai pergerakan harganya," kata Rizal.

Menurutnya, beras, cabai, dan bawang merah merupakan komoditas yang kerap mengalami fluktuasi harga baik secara nasional maupun daerah. Oleh karena itu, pengawasan terhadap pasokan dan distribusi ketiga komoditas tersebut diperketat.

"Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pemkot Ternate memperkuat kerja sama dengan daerah penghasil pangan. Sejauh ini kerja sama sudah terbangun dengan Halmahera Barat dan wilayah di Sulawesi Utara," ujarnya.

Pemerintah daerah juga akan menggelar operasi pasar murah secara berkala melalui Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan. Langkah ini dibarengi dengan dorongan pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam cabai dan tomat sebagai upaya menekan inflasi.

Rizal menambahkan, inflasi Kota Ternate saat ini masih berada di bawah rata-rata nasional. Namun, pengawasan harian tetap dilakukan agar stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)