DARAH DI TANGAN KADIS KESEHATAN: TALIABU TIMUR SELATAN BUKAN LADANG KORUPSI, TAPI KUBURAN ANAK-ANAK KAMI!

Admin RedMOL
0
Ilustrasi:
TALIABU MALUKU UTARA,RedMOL.ID-di saat Kuraisiya Marsaoly mungkin sedang menikmati hidangan mewah hasil pencairan anggaran 100%, ada seorang ibu di Taliabu Timur Selatan yang sedang memeluk mayat bayinya yang dingin, membiru diterjang angin laut karena tak sempat sampai ke rumah sakit. Bayi 2.000 gram itu tidak mati karena takdir, dia DIBUNUH oleh birokrasi yang membiarkan jalan darat tetap menjadi hutan dan Puskesmas tetap menjadi gedung hantu yang mangkrak di angka 35%.

MENGGUGAT NURANI YANG TELAH MATI

Tiga Periode menjabat bukan prestasi, melainkan durasi Penderitaan Rakyat Taliabu. 
Kekuasaan Anda, Ibu Kadis, dibangun di atas 
tumpukan nisan warga yang gagal dirujuk:
Korupsi di Atas Nyawa: Bagaimana mungkin hati Anda tidak bergetar saat menandatangani pencairan dana 100%, sementara di lapangan Puskesmas itu hanyalah tembok retak tak bernyawa? Setiap persen anggaran yang Anda "selamatkan" untuk kepentingan pribadi adalah satu nyawa warga yang Anda biarkan melayang di tengah ombak pantai selatan.

Ambulans Perahu Maut: Di tahun 2026, Anda memaksa rakyat bertaruh nyawa di laut karena jalan darat ke ibu kota tak pernah jadi prioritas nurani Anda. Anda tidur di kasur empuk, sementara pasien kritis Taliabu harus berjuang melawan maut di atas perahu kayu dalam 
gelapnya malam tanpa listrik.

Dosa Tiga Periode: Cukup sudah! Tiga periode Anda menjabat hanya menghasilkan air mata dan kemiskinan fasilitas. Anda bukan lagi pelayan publik, Anda adalah beban sejarah yang menghambat keselamatan rakyat Taliabu.

STRATEGIC PRESSURE: TIDAK ADA KATA MAAF, HANYA ADA KATA COPOT!

Kepada Menteri Kesehatan RI dan Bupati Taliabu: HENTIKAN SANDIWARA INI!

NON-JOB DAN SERET KE PENJARA: Kami 
menuntut Kuraisiya Marsaoly segera dicopot secara tidak hormat! Pejabat yang tangannya berlumuran darah rakyat lewat pengabaian fasilitas kesehatan tidak layak menyandang gelar Kadis. Jangan biarkan dia makan dengan tenang saat rakyatnya mati karena gagal rujukan!

AUDIT DARAH KEJARI/KEJATI: Kami mendesak Kejaksaan untuk tidak hanya memeriksa kertas, tapi periksalah kuburan-kuburan di Taliabu Timur Selatan. 

Hitung berapa banyak nyawa yang hilang akibat proyek fisik 35% yang Anda klaim selesai 100%. Itu adalah pencurian nyawa, bukan sekadar pencurian uang negara!

KUTUKAN PUBLIK: Jika hukum dunia tidak menyentuh Anda, biarlah tangisan bayi-bayi prematur yang mati di tengah laut mengejar tidur Anda setiap malam. Biarlah rasa lapar rakyat yang tak terlayani menjadi rasa haus yang tak pernah tuntas di tenggorokan Anda!

"Ibu Kadis, setiap kali Anda menyuap nasi ke mulut Anda, ingatlah bahwa ada bayi di Taliabu yang menelan air laut hingga tewas karena Puskesmas yang Anda bangun hanyalah kebohongan di atas kertas. Anda tidak hanya gagal secara jabatan, Anda gagal sebagai manusia!"


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)